Diperbarui tanggal 30/04/2022

Multipel Representasi

kategori Belajar dan Pembelajaran / tanggal diterbitkan 30 April 2022

Pengertian Multipel Representasi

Makroskopis, mikroskopis, dan simbolik disebut pula multipel representasi. Multipel representasi sebagai praktik mempresentasikan kembali (re-presenting) konsep yang sama melalui berbagai bentuk, yang mencakup mode verbal, mode visual, simbolik, grafis, dan numerik untuk menggambarkan konsep pada level makroskopik, mikroskopik, dan simbolik (Sari, 2018). 

Menurut Nilawati (2016), pembelajaran dengan interkoneksi multipel representasi dapat digunakan untuk memperbaiki kesalahan konsep yang terjadi pada siswa. Selain dapat memperbaiki kesalahan konsep pada siswa, keuntungan lain dalam menerapkan pembelajaran dengan interkoneksi multipel representasi adalah adanya keterkaitan yang saling mendukung antar tingkat representasi maka sangat mampu dalam meningkatkan pemahaman siswa dan memahami konsep- konsep baru dalam pelajaran. 

Menurut Utari (2017), representasi kimia diklasifikasikan ke dalam tiga level representasi yaitu makroskopik, submikroskopik dan simbolik sebagai berikut:

Representasi makroskopik 

Representasi makroskopik merupakan representasi yang diperoleh melalui pengamatan nyata terhadap suatu fenomena yang dapat dilihat secara langsung oleh pancaindra atau dapat berupa pengalaman yang dialami siswa sehari-hari. Contohnya perubahan warna dalam suatu reaksi kimia.

Representasi submikroskopik

Representasi submikroskopik merupakan representasi yang memberikan penjelasan pada tingkat partikel dimana materi digambarkan sebagai suatu atom, molekul dan ion

Representasi simbolik 

Representasi simbolik merupakan representasi yang melibatkan penggunaan simbol, rumus dan persamaan kimia. 

Klasifikasi kemampuan multipel representasi menurut Safitri (2019), ada 3 yaitu sebagai berikut: 

  1. Representasi makroskopik merupakan level konkret yang kasat mata, dimana pada level ini siswa mengamati fenomena dan fakta yang terjadi, baik melalui percobaan yang dilakukan atau yang terjadi pada kehidupan sehari-hari.
  2. Representasi submikroskopik merupakan level konkret yang tak kasat mata, digunakan untuk menjelaskan fenomena makroskopik. Representasi ini memberikan penjelasan pada level partikel dimana materi digambarkan sebagai susunan dari atom-atom, molekul-molekul dan ion-ion.
  3. Representasi simbolik digunakan untuk merepresentasikan fenomena makroskopik, submikroskopik dengan menggunakan persamaan kimia, grafik mekanisme reaksi, dan analogi-analogi.