Diperbarui tanggal 22/03/2022

Media Pembelajaran Gambar

kategori Media Pembelajaran / tanggal diterbitkan 22 Maret 2022 / dikunjungi: 131 kali

Pengertian Media Gambar

Media pembelajaran merupkan “bagian intergral dalam sistem pembelajaran” (Sumiati,2009: 159). Bayak macam media yang pembelajaran yang dapat digunakan diantaranya adalah gambar termasuk media gambar berbasis visual. Telah diketahui bahwa media berbasis visual seperti gambar dapat memudahkan pemahaman terhadap suatu materi pelajaran yang amat rymit atau kompleks. Media gambar dapat menyuguhkan elaborasi yang menarik tentang struktur atau organisasi suatu hal, sehingga juga memperkuat ingatan. Media gambar juga dapat menumbuhkan minat siswa dan memperjelas hubungan antara isi materi pembelajaran dengan dunia nyata. Untuk memperoleh kemanfaatan yang sebesar-besarnya dalam penggunaan media gambar dalam pembelajaran ini, maka haruslah dirancang dengan sebaik-baiknya.

Asyhar (2011: 25) Media pembelajaran merupakan “segala sesuatu yang dapat membawa informasi atau pean interaksi dalam proses pembelajaran”. Penggunaan sumber belajar dan media pembelajaran merupakan suatu strategi dalam pembelajaran. Media gambar dapat disajikan dalam bentuk jenis-jenis media gambar yaitu sebagai berikut yang terdapat dalam jenis-jenis media gambar:

  1. Poster
    Poster adalah media pembelajaran yang berbentuk ilustrsi gambar yang disederhanaan, dibuat dengan ukuran besar, bertujuan untuk menarik perhatian, dan isi ataupun kandungannya berupa bujukan, memotivasi atau mengingatkan suatu gagasan pokok, fakta atau garis suatu peristiwa tertentu yang disampaikan dengan kata-kata singkat namun padat dan jelas.
  2. Kartu
    Kartun meruakan sebuah media yang digunakan untuk mengemukakan gagasan, kartun dapat digunakan sebagai media pembelajaran karena dapat untuk memotivasi siswa dan memberikan ilustrasi secara komunikatif, kartun biasanya terdapat dalam bentuk lukisan atau karikatur.
  3. Komik
    Komik merupakan media gambar yang terdapat karakter yang memerankan suatu cerita dalam urutan (rangkaian seri).
  4. Gambar Fotografi
    Gambar fotografi merupakan media pembelajaran yang berisi foto nyata dalam suatu objek atau situasi atau peristiwa, maka dalam proses pembelajaran media gambar merupakan media gambar yang sangat relistik (konkkret).
  5. Bagan
    Bagan merupakan merupakan media garafis dan foto yang dirancang untuk memvisualisasikan suatu fakta pokok atau gagasan dengan cara yang logis atau teratur. Fungsi utama bagan sebagai gambar adalah untuk memperlihatkan hubungan, perbandingan, jumlah relatif, perkembangan, proses, klasifikasi, dan organisasi.
  6. Diagram
    Diagram gambar yang digunakan untuk media gambar dalam bentuk gambaran sederhana yang dibuat dengan tujuan memperlihtkan bagian-bagian, atau hubungan timbal balik, biasanya dengan menggunakan garis-garis dan keterangan bagian atau hubungan yang ingin ditunjukkan.
  7. Grafik
    Grafik yaitu medi gambar tujuan penyajian dan berupa angka-angka. Grafik memberikan informasi inti suatu data, berupa hubungan antar bagian-bagian data. Ada bermacam-macam bentuk media gambar grafikyang dapat disajikan sebagai media gambar kepda siswa, misalnya garfik garis, grafik batang, grafik lingkaran, dan grafik bergambar. Setiap jenis grafik mempunyai kekhsusan dalam hal jenis data yang ditampilkan.

Keuntungan Menggunakan Media Gambar

Menurut (Ardiani, 2008) Secara umum manfaat media gambar adalah “memperlancar interaksi antara guru dengan siswa sehingga kegiatan pembelajaran lebih afektif dan efisien”. Beberapa jenis media yang bisa digunakan dalam proses pengajaran, diantaranya:

  1. Media grafis seperti gambar, foto grafis, bagan atau diagram, poster, kartun, komik, dan lain-lain.
  2. Media tiga dimensi yaitu dalam bentuk model seperti model padat (solid model), model penampang, model susun, model kerja, mockup, diorama dan lain-lain. Media proyeksi seperti slide, film strips, film, penggunaan OHP dan lain-lain.
  3. Penggunaan lingkungan sebagai media pengajaran.
    Media grafis ialah media mengkomunikasikan fakta-fakta dan gagasan-gagasan secara jelas melalui perpaduan antara pengungkapkan kata-kata dan gambar. Tujuan utama penampilan berbagai gambar ini adalah untuk memvisualisasikan konsep yang ingin disampaikan kepada siswa, beberapa alasan sebagai dasar penggunaan media gambar adalah:
    1. Gambar bersifat konkrit.
    2. Gambar mengatasi batas waktu dan ruang.
    3. Gambar mengatasi kekurangan daya mampu panca indera manusia.
    4. Dapat digunakan untuk menjelaskan suatu masalah.
    5. Gambar-gambar dapat mudah didapat dan murah.
    6. Mudah digunakan, baik perorangan maupun untuk kelompok siswa.

Menurut Ashyar (2011: 110) “pengembangan media pembelajaran sangat penting dilakukan, baik secara individual, bersama-sama dan atau melibatkan pihak eksternal karena ketersediaan media pembelajaran disekolah-sekolah, perguruan tinggi dan dilembaga-lembaga pendidikan masih sangat terbatas”. Melalui pemanfaatan media gambar duharapkan dapat membantu guru dalam penyampaian materi didalam kelas. Ilustrasi gambar merupakan perangkat pengajaran yang dapat menarik minat belajar siswa secara efektif. Hal ini karena ilustrasi gambar dapat membantu siswa membaca buku pelajaran terutama dalam menafsirkan dan mengingat-ingat isi materi teks yang menyertainya.

Dari beberapa pendapat diatas maka dapat disimpulkan bahwa keuntungan ataupun kelebihan dari media gambar adalah:

  1. Mudah dimanfaatkan dalam kegitan pembelajaran karena praktis tanpa memerlukan perlengkapan apa-apa.
  2. Sifatnya konkret.
  3. Gambar dapat mengatasi ruang dan waktu.
  4. Media gambar/foto dapat mengatasi keterbatasan pengamatan kita
  5. Foto harganya murah dan gampang didapat.

Karakteristik Media Gambar

Untuk dapat menciptakan situasi pembelajaran seperti yang diharapkan guru sebaiknya mengetahui bentuk media yang tepat bagi siswa. Untuk itu, dapat disebutkan beberapa karakteristik gambar/foto yang terdapat dalam media gambar yaitu:

  1. Gambar fotografi adalah dua dimensi. Dari sudut pembelajaran, hal ini sangat penting terutama untuk mata pelajaran yang rumit, oleh karena itu, gambar yang dipilih setidaknya yang memiliki kulitas baik. Sehingga, dalam memahami suatu gambar, siswa tidak merasa kesulitan
  2. Gambar datar adalah medium yang diam. Artinya gambar yang bersifat tetap dan tidak bergerak, dalam posisi diam merupakan subyek natural yang baik untuk gambar datar.
  3. Gambar datar memberikan kesan gerak. Misalnya gambar yang memperlihatkan adegan dijalan raya, orang-orang yang lalu-lalang, kendaraan yang lewat, pohon-pohon yang bergoyang ditiup angin. Semua itu tidak sukar bagi para pengamat dalam menghayati gerak dari adegan yang dilihatkan pada gambar tersebut.
  4. Gambaran datar menekankan gmbaran gagasan pokok dan impres, maksutnya dalam menilai dan memilih gambar datar yang baik harus menmpilkan satu gagasan untuk utama. Dengan memuaskan satu perhatian, isi gambar akan mendukung kepada pesan yang ingin disampaikan kepada siswa.
  5. Gambar datar memberi kesempatan untuk diamati secara rinci oleh setiap individu siswa.
  6. Gambar datar dapat melayani berbagai mata pelajaran segala macam obyek dapat dipotret dari yang konkret sampai ke gagasan yang abstrak.

Kriteria dalam Memilih Media Gambar

Menurut Daryanto (2011: 103) dalam memilih gambar/foto terdapat beberapa kriteria dalm memilih media media gambar agar tujuan-tujuan dalam pembelajaran dapat tercapai yaitu:

  1. Gambar-gambar dalam media harus memenuhi persyaratan artistik yang bermutu. Gambar yang memenuhi persyaratan mutu seni hendaknya juga memenuhi faktor-faktor sebagai berikut: memiliki komposisi yang baik, dan perwanaan yang efektif.
  2. Gambar untuk pembelajaran harus cukup besar dan jelas. Gambar yang tajam dan kontras memiliki kelebihan karena ketepatan dan rinciannya menggambarkan kenyataan secara baik.
  3. Validitas gambar menunjukkan bahwa gambar itu benar atau tidak. Gambar-gambar yang pantas untuk pembelajaran adalah gambar yang menampilkan pesan yang benar menurut ilmu.
  4. Memikat perhatian siswa, untuk memikat perhatian pada siswa cendrung pada hal-hal yang diminatinya, yaitu menggunakan benda-benda yang akrab dengan kehidupan mereka. Gambar-gambar yang nyata itu yang mempunyai pusat minat yang baik.

Media Gambar Dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa

Bebarapa rangkaian kegiatan pembelajaran yang dapat meningkatkan partisipasi atau keaktifan siswa yang meliputi 9 aspek yaitu:

  1. Memberikan motivasi atau menarik perhatian siswa sehingga siswa berperan aktif dalam kegiatan pembelajaran.
  2. Menjelaskan tujuan instruksional (kemampuan dasar) kepada siswa.
  3. Mengingatkan kompetensi prasyarat.
  4. Memberikan stimulus yang meliputi masalah, topik, dan konsep yang akan dipelajari.
  5. Memberi petunjuk kepada siswa bagaimana cara mempelajarinya.
  6. Memunculkan aktivitas, partisipasi siswa dalam kegiatan pembelajaran.
  7. Memberi umpan balik kepada siswa.
  8. Melakukan tagihan-tagihan terhadap siswa berupa tes, sehingga kemampuan siswa bisa selalu terpantau dan terukur.
  9. Menyimpulkan setiap materi yang disampaikan diakhir pembelajaran.

Dalam penelitian yang dilakukan, sesuai dengan aspek yang telah disebutkan peneliti menggunakan aspek ke-6 yaitu “memunculkan keaktivitas, partispasi siswa dalam kegiatan pembelajaran”. Penggunaan aspek tersebut dikarenakan penelitian yang akan dilakukan akan meneliti tentang keaktifan atau partisipasi siswadalam kegiatan pembelajaran. Menurut (Martinis Yamin, 2007: 85-86) kegiatan aktif dan partisipasi siswa dalam proses pembelajaran dapat dilakukan dengan beberapa hal, yaitu sebagai berikut:

  1. Kegiatan-kegiatan visual
    Membaca, melihat gambar-gambar, mengamati eksperimen, demonstrasi, dan mengamati orang lain bekerja.
  2. Kegiatan-kegiatan lisan
    Mengemukakan suatu fakta atau prinsip, menghubungkan suatu kejadian, mengajukan pertanyaan, memberi pertanyaan, mengemukakan pendapat, wawancara, diskusi dan interupsi.
  3. Kegiatan-kegiatan mendengarkan
    Mendengarkan penyajian bahan, mendengarkan percakapan atau diskusi kelompok, mendengarkan musik, pidato.
  4. Kegiatan-kegiatan menulis
    Menulis cerita, menulis laporan, karangan, angket, menyalin.
  5. Kegiatan-kegiatan menggambar
    Menggambar, membuat grafik, diagram, peta.
  6. Kegiatan-kegiatan mental
    Merenung, mengingat, memecahkan masalah, menganalisis faktor-faktor, melihat hubungan-hubungan membuat keputusan.

Langkah-Langkah Penggunaan Media Gambar

Dalam penelitian ini langkah-langkah penggunaan media gambar yang dapat mengaktifan siswa adalah:

  1. Guru menyampaikan kompetensi yang ingin dicapai.
  2. Menyajikan materi sebagai pengantar.
  3. Guru menunjukkan/memperlihtkan gambar-gambar ekonimi yang berkaitan dengan materi.
  4. Guru menunjuk/memanggil siswa secara bergantian.
  5. Memasasang/mengurutkan gambar-gambar menjadi urutan yang logis.
  6. Guru menanyakan alasan/dasar pemikiran utama gambar tersebut.
  7. Dari alasan urutan gambar tersebut guru mulai menanamkan konsep/materi sesuai dengan kompetensi yang ingin dicapai
  8. Menarik Kesimpulan.

Media Gambar yang Dapat Meningkatkan Keaktifan Siswa

  1. Gambar seri atau gambar yang diurutkan yang nantinya siswa akan mengurutkan gambar menjadi urutan yang logis.
  2. Gambar puzzle atau potongan-potongan gambar yang nantinya siswa akan menyatukan potongan-potongan gambar sehingga menjadi potongan yang utuh.
  3. Melengkapi gambar yang dihilangkan salah satu bagian dari gambarnya. Misalnya gambar anggota tubuh, salah satu bagian tubuh misalnya tangan dihilangkan kemudian siswa harus melengkapi gambar tersebut sehingga menjadi gambar bagian tubuh yang utuh.
  4. Mencocokan gambar, satu gambar utuh menjadi dua bagian kenudian potongan gambar dibagikan kepada siswa, siswa harus mencari teman yang membawa pasangan dari potongan gambar yang sesuai sehingga menjadi gambar yang utuh.
  5. Menjodohkan gambar. Contoh dari menjodohkan gambar adalah disediakan beberapa gambar berupa binatang, kemudian disediakan juga beberapa gambar binatang, kemudian disediakan juga gambar-gambar mengenai makanan dari binatang-binatang tersebut. Siswa harus mencari gambar makanan yang tepat sesuai dengan makanan binatang tersebut, misalnya gambar kelinci dijodohkan dengan gambar wortel.