BERANDA

Update Terbaru

25/03/2024
kategori: Pembelajaran Mikro / dikunjungi: 2.46rb kali

Pengertian Keterampilan Dasar Mengajar

Menurut Barnawi & Arifin (2015:127) Keterampilan dasar mengajar merupakan kemampuan yang bersifat khusus (Most specific instructional bebaviors). Keterampilan ini dapat menjawab pertayaan pokok tentang how to teach atau bagaimana membelajarkan siswa. Dalam penilaian kinerja guru, keterampilan dasar mengajar biasa dijadikan salah satu indikator untuk menentukan derajat prestasi kerja guru. Oleh karena itu, teracher trainee perlu menguasai keterampilan mengajar dasar mengajar agar kelak saat mengajar di kelas makro dapat melaksanakan tugas secara profesional. Baca Selanjutnya

14/08/2023
kategori: Bimbingan dan Konseling / dikunjungi: 1rb kali

Pengertian Layanan Bimbingan dan Konseling

Kata “Layanan” menurut Kamus Besar Bahasa Indonesia adalah cara melayani atau sesuatu cara yang disepakati oleh seseorang dalam melayani orang lain. Bimbingan dan konseling merupakan terjemahan dari “guidance” dan “counseling” dalam bahasa Inggris. Secara harfiah istilah “guidance” dari akar kata “guide” berarti: mengarahkan (to direct), memandu (to pilot), mengelola (to manage), dan menyetir (to steer). Banyak pengertian bimbingan yang dikemukakan oleh para ahli, diantaranya sebagai berikut: Sementara Rochman Natawidjaja dalam Yusuf dan Nurishan (2010:5) mengartikan bimbingan sebagai suatu proses pemberian bantuan kepada individu yang dilakukan secara berkesinambungan, supaya individu tersebut dapat memahami dirinya, sehingga dia sanggup mengarahkan dirinya dan dapat bertindak secara wajar, sesuai dengan tuntutan dan keadaan lingkungan sekolah, keluarga, masyarakat dan kehidupan pada umumnya. Dengan demikian dia akan dapat menikmati kebahagiaan hidupnya, dan dapat memberi sumbangan yang berarti kepada kehidupan masyarakat pada umumnya. Bimbingan membantu individu mencapai perkembangan diri secara optimal sebagai makhluk sosial. Baca Selanjutnya

9/08/2023
kategori: Pendidikan Anak Usia Dini / dikunjungi: 620 kali

Pentingnya Pembentukan Karakter Pada Anak Usia Dini

Fakta dilapangan bahwa masih banyak pakar pendidikan yang hanya mengutamakan pendidikan dari aspek kognitif (menjadikan anak pintar) dan mengabaikan aspek afektif (menjadikan anak berkarakter). Ada banyak fenomena yang dapat dijadikan indikator bahwa pendidikan di Indonesia selama ini lebih mengutamakan aspek kognitif dibandingkan dengan aspek afektif, seperti

  1. Mayoritas anak tidak dapat bekerja sama saat melaksanakan tugas kelompok di sekolahnya;
  2. Anak belajar hanya untuk mengejar nilai yang tinggi; Baca Selanjutnya