Diperbarui tanggal 15/07/2016

Bahasa Pemrograman

author/editor: Edi Elisa / kategori Pemrograman Umum / tanggal diterbitkan 15 Juli 2016 / dikunjungi: 4.49rb kali

Dalam merancang sebuah aplikasi tentunya tidak terlepas dari bahasa pemrograman, begitu juga dengan pembuatan aplikasi berbasis web. Bahasa pemrogaman merupakan kumpulan perintah-perintah bermakna dan berstruktur (syntax) yang dimengerti oleh komputer untuk menyelesaikan suatu permasalahan tertentu. Kedar dan Thakare (2009) menerangkan bahwa bahasa pemrograman merupakan suatu notasi untuk mendeskripsikan algoritma dan struktur data.
Bahasa pemrograman dapat dikelompokkan berdasarkan tingkatan, seperti bahasa tingkat rendah (low Level Language), bahasa tingkat sedang (Mid Level Language) dan  bahasa tingkat tinggi (Hight Level Language).


Pada tahun 1940 Bahasa pemrograman pertama kali dikenal sebelum adanya komputer modern, artinya bahasa pemrograman lebih tua dari komputer itu sendiri. Pada awal kemunculannya, bahasa pemrograman masih dalam bentuk kode-kode bahasa mesin. Bahasa mesin merupakan bahasa yang terdiri atas kode-kode mesin dan hanya dapat diinterpretasikan langsung oleh mesin komputer. Bahasa mesin ini tergolong bahasa tingkat rendah, karena hanya berupa kode 0 dan 1 di mana angka 1 dipresentasikan sebagai sebuah wadah yang memiliki listrik dan angka 0 tidak memiliki listrik (tegangan).


Penggunaan bahasa mesin mengalami banyak kesulitan pada saat pengembangan dan perbaikan program yang dibuat pada saat itu. Kemudian pada tahun 1940 komputer bertenaga listrik dibuat, dengan kecepatan yang sangat terbatas dan kapasitas memori yang mencukupi untuk programer memprogram, kemudian terciptalah bahasa assembly (Assembly language). Bahasa assembly adalah bahasa simbol dari bahasa mesin. Setiap kode bahasa mesin memiliki simbol sendiri dalam bahasa assembly. Misalnya Move untuk memindahkan isi data, ADD untuk penjumlahan, MUL untuk perkalian, dan SUB untuk pengurangan. Penggunaan bahasa Asembly dirasa belum sempurna karena selain sulit untuk diimplementasikan, ternyata bahasa ini juga sulit jika sang programer ingin mengembangkan program buatannya. Pada tahun 1948, Konrad Zuse mempublikasikan sebuah paper tentang bahasa pemrograman miliknya yakni Plankalkül. Bagaimanapun, bahasa tersebut tidak digunakan pada masanya dan terisolasi terhadap perkembangan bahasa pemrograman yang lain. Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang pada masa itu antara lain: Plankalkül ,ENIAC coding system dan C-10.


Pada tahun 1950 mulai berkembang bahasa pemrograman modern, yang turun-temurun dan tersebar luas hingga saat ini. Bahasa ini menggunakan istilah atau reserved word yang dekat dengan bahasa manusia seperti READ untuk membaca, dan WRITE untuk menulis. Dalam perkembangannya Bahasa Tingkat Tinggi juga terdiri dari beberapa metode pemrograman, yaitu Procedural Programing dan Object Oriented Programing (OOP). Letak perbedaannya yaitu, jika pada procedural programing program dijalankan dengan menggabungkan variable, procedure  yang saling terkait dan berjalan berurut, sedangkan pada OOP seluruh task dijalankan berdasarkan kedalam object. Berikut adalah beberapa bahasa pemrograman yang berkembang pada saat itu: Regional Assembly Language (19510, Autocode (1952), FORTRAN (1954), FLOW-MATIC (1955), COMTRAN (1957), LISP (1958), ALGOL (1958), COBOL (1959), APL (1962), SIMULA (1962) BASIC (1964), dan PL/I (1964).


Periode 1967-1978 membawa pengaruh yang besar dalam perkembangan bahasa pemrograman. Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang pada tersebut yaitu Pascal (1970), Forth (1970), C (1970) Smaltalk (1972), Prolog (1972), ML (1973) dan SQL (1978).


Periode 1980 – 1990 adalah tahun dari konsolidasi relatif. C++ dikombinasikan dengan sistem programming dan berorientasi obyek. Pemerintah Amerika Serikat menstandardisasi Ada, sebuah sistem pemrograman yang bertujuan untuk digunakan para programer. Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini yaitu: Ada (1983), C++ (1983), Eiffel (1985), Perl (1987) dan FL-Backus (1989).


Pada periode 1990- 2000 bahasa pemrograman selain berorientasi objek juga sudah dikembangkan berbasis visual sehingga semakin mudah untuk membuat program aplikasi, diawali oleh Python dan Microsoft Visual Basic 1 pada tahun 1991, Delphi yang dikembangkan dari Pascal for Windows akhirnya pada tahun 1997 Visual Basic 5 diluncurkan dengan kemudahan koneksi ke database, OO Cobol sudah ditemukan dalam versi Windows. Bagi kebanyakan programer database tidak dapat dipungkiri bahwa era 1990an merupakan era yang paling produktif semenjak bahasa pemrograman diciptakan. Beberapa bahasa pemrograman yang berkembang dalam periode ini termasuk, Haskel (1990), Python (1991), Java (1991), Ruby (1993), OO Cobol Lua (1993), ANSI Common Lisp (1994), JavaScript (1995), PHP (19950, C# (2000) JavaFX Scrip, Live Script, dan Visual Basic.


Periode 2000 - sekarang,  terdapat dua konsepsi besar dalam periode ini dimana kemudahan berbasis visual sudah mulai digiring ke basis internet dan mobile, dengan bermunculan webservice dan berbasis net dan a mobile flatform. Konsep pertama yang dicermati adalah konsepsi Microsoft di mana dengan Visual Net akan menyediakan berbagai bahasa pemrograman seperti VB Net , VC++ Net, ASP NET yang di compile dengan berbagai bahasa akan tetapi berjalan pada satu sistem operasi yakni windows. (Compile any program run one system). Konsepsi Kedua, Merupakan konsep yang terbalik dari konsep pertama yakni apa yang ditawarkan Sun Microsystem melalui produknya Java, J2ME, JDK, yakni dikompile dengan satu bahasa pemrograman (java) dan berjalan dibanyak sistem operasi. (Compile one program running any system). Selain itu periode ini juga berkembang CMS (Content Manajemen System), yaitu lompatan pengembangan PHP Script, dimana untuk membuat website atau portal telah tersedia banyak template, Banyak modul-modul yang siap pakai sehingga programmer atau webmaster tidak perlu lagi mempelajari semua script html dan bahasanya, tinggal merangkai modul yang tersedia sehingga dalam beberapa hari saja sebuah web sudah dapat dibuat. Apa yang ditawarkan Mambo, PhkNuke dan Jomla saat ini sangat memudahkan para desainer web.